Percikan pemutih, pembersih kamar mandi, sabun, atau bahan kimia lain pada mata memerlukan pembilasan segera. Cedera ringan dan luka kornea yang lebih dalam bisa sama-sama diawali perih, merah, atau berair. Tampilan awal tidak cukup untuk menentukan aman tidaknya paparan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyarankan irigasi memakai air biasa atau air minum selama 15–30 menit. National Health Service (NHS) menetapkan pembilasan dengan air bersih sedikitnya 20 menit. Perbedaan durasi itu perlu dibaca sebagai batas panduan, bukan alasan menunda aliran air.
Perubahan penglihatan dan nyeri berat memerlukan pertolongan darurat
Penilaian darurat diperlukan bila penglihatan kabur, berkurang, atau berubah setelah paparan. Nyeri berat, sakit kepala, fotofobia, mual, dan muntah juga termasuk tanda bahaya. NHS mencantumkan seluruh gejala tersebut sebagai alasan menuju layanan gawat darurat.
Mata yang tidak bisa dibuka atau digerakkan juga memerlukan bantuan segera. Batas yang sama berlaku bila darah atau nanah keluar dari mata. Untuk bahan kuat seperti pemutih atau pembersih oven, NHS meminta pembilasan diteruskan sambil menunggu pertolongan medis.
Produk yang tidak diketahui, percikan berjumlah besar, atau semburan bertekanan tidak dinilai hanya dari kemerahan. Setelah pembilasan dimulai, atur perjalanan ke instalasi gawat darurat atau layanan mata. Orang dengan penglihatan terganggu tidak mengemudi sendiri dan perlu didampingi.
Lima langkah pembilasan dimulai tanpa menunggu nama bahan
1. Jauhkan mata dari sumber percikan
Keluar dari area semprotan, tumpahan, atau uap tanpa menyentuh mata. Orang lain boleh mengambil wadah atau memotret label ketika pembilasan sudah berjalan. EyeWiki menegaskan bahwa pencarian informasi bahan tidak boleh menunda irigasi.
2. Gunakan banyak air bersih dengan aliran lembut
Air keran, pancuran, atau air minum kemasan bisa dipakai bila tersedia paling cepat. Suhunya tidak panas dan tekanannya tidak diarahkan keras ke bola mata. Kemenkes menetapkan rentang 15–30 menit dan meminta aliran air tidak terlalu cepat atau kencang.
Untuk bahan kuat atau produk yang tidak diketahui, gunakan sedikitnya 20 menit sebagai batas awal. Ikuti petunjuk kemasan bila label meminta pembilasan lebih lama. Aliran air diteruskan ketika pertolongan medis dan transportasi sedang diatur.
3. Miringkan kepala ke sisi mata yang terkena
Posisi ini membantu air kotor menjauh dari mata yang tidak terkena. EyeWiki menyarankan kepala dimiringkan ke sisi cedera dan aliran diarahkan dari dekat hidung ke arah luar. Kelopak dibuka sesuai kemampuan, lalu mata berkedip dan bergerak ke beberapa arah selama pembilasan.
4. Lepaskan lensa kontak hanya bila mudah
Pembilasan dimulai sebelum mencoba melepaskan lensa kontak. Bila lensa bergerak dan mudah diambil, keluarkan lalu teruskan aliran air. Lensa yang melekat tidak dicungkil, ditarik paksa, atau dijadikan alasan menghentikan pembilasan.
EyeWiki menjelaskan bahwa lensa kontak bisa mempertahankan bahan kimia di permukaan mata meski irigasi sudah berjalan. healthdirect Australia meminta pemakai mencoba melepas lensa, tetapi tidak melepaskannya bila permukaan mata rusak berat. Kesulitan melepas lensa perlu disampaikan kepada tenaga kesehatan.
5. Bawa wadah atau label saat mencari pertolongan
Nama produk, komposisi, waktu paparan, dan lama pembilasan membantu penilaian medis. Informasi itu dicatat setelah air mulai mengalir, bukan sebelumnya. NHS meminta wadah bahan kimia dibawa karena keterangan pada kemasan bisa membantu penanganan.
Cuka, soda kue, dan obat tetes bukan cairan pembilas
Cuka tidak dipakai untuk menetralkan bahan basa, sedangkan soda kue tidak dipakai terhadap bahan asam. Reaksi kimia bisa menambah cedera pada mata dan kulit di sekitarnya. EyeWiki meminta larutan asam maupun basa tidak digunakan untuk netralisasi cedera kimia pada mata.
Mata juga tidak digosok meski terasa perih atau gatal. Handuk, kapas tangkai, dan jari tidak dipakai untuk mengorek permukaan mata. NHS melarang menyentuh atau menggosok mata setelah cedera.
Obat tetes, salep, dan cairan perawatan lensa tidak menggantikan air bersih. Pemilihannya bergantung pada hasil pemeriksaan, bukan perkiraan jenis bahan di rumah. healthdirect meminta obat tetes, salep, atau obat lain tidak dimasukkan ke mata pada pertolongan awal.
Mencari komposisi produk sebelum membilas juga membalik urutan pertolongan. Wadah dan label tetap berguna, tetapi pengambilannya dikerjakan oleh pendamping ketika memungkinkan. Prioritas pertama tetap menghentikan kontak melalui aliran air.
Bagaimana di Indonesia
Rujukan resmi yang mudah ditemukan di Indonesia berasal dari Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dalam artikel “Pertolongan Pertama pada Trauma Mata” yang terbit pada 9 Agustus 2022, Kemenkes menjelaskan bahwa trauma kimia termasuk trauma nonmekanik dan pertolongan pertamanya adalah irigasi. Air biasa atau air minum dapat dialirkan ke mata selama 15–30 menit, dengan aliran yang tidak terlalu cepat atau kencang. Kelopak mata dapat dibuka sesuai kemampuan agar seluruh permukaan mata terkena air.
Rujukan itu penting karena istilah yang dipakai di Indonesia tidak selalu sama dengan label pada situs berbahasa Inggris. “Irigasi mata” berarti pembilasan dengan cairan yang mengalir, bukan meneteskan obat mata atau mencampurkan cairan rumah tangga. Untuk percikan sabun, pemutih, pembersih kamar mandi, cairan kolam, atau produk lain yang komposisinya tidak segera diketahui, langkah yang bisa dilakukan di rumah tetap sama: menjauh dari sumber, mulai membilas, membuka kelopak bila mampu, dan meminta orang lain mengambil kemasan produk. Informasi pada label dibawa saat mencari pertolongan, tetapi pencarian label tidak boleh mendahului air.
Artikel Kemenkes juga memberi konteks bahwa trauma mata dapat menimbulkan gangguan pada kornea, lensa, atau struktur mata yang lebih dalam. Karena itu, mata yang tampak hanya merah tidak otomatis aman. Gangguan penglihatan, nyeri yang bertambah, nyeri saat menggerakkan mata, atau perdarahan menjadi alasan untuk datang ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lain. Dalam praktik pencarian layanan, istilah yang perlu disebutkan kepada petugas adalah “mata terkena bahan kimia” atau “trauma kimia pada mata”, bukan hanya “mata merah”. Sampaikan nama produk, waktu kejadian, perkiraan lama kontak, mata yang terkena, serta durasi pembilasan.
Ketersediaan layanan dan jarak ke fasilitas kesehatan berbeda menurut wilayah. Artikel Kemenkes tidak menetapkan harga pemeriksaan, harga obat, atau satu rumah sakit tertentu sebagai tujuan untuk semua kasus. Karena itu, pembaca sebaiknya tidak memakai angka biaya dari unggahan komersial sebagai patokan keselamatan. Bila gejala berat muncul, arahkan pendamping untuk mencari instalasi gawat darurat atau layanan mata terdekat sambil pembilasan diteruskan sesuai kemampuan. Kemasan asli, foto label, dan daftar obat rutin dapat membantu tenaga kesehatan menilai paparan tanpa membuat pasien menunggu untuk mengumpulkan informasi.
Di Indonesia, kemasan pembersih rumah tangga dapat memuat petunjuk keselamatan yang berbeda menurut bahan dan konsentrasi. Petunjuk itu dibaca setelah pembilasan dimulai. Jika label meminta waktu pembilasan lebih lama, ikuti petunjuk tersebut dan sampaikan kepada tenaga kesehatan. Jangan menukar air bersih dengan cuka, soda kue, cairan pembersih lain, minyak, atau obat tetes yang tersedia di rumah. Campuran asam dan basa tidak menjadi cara aman untuk menghapus bahan dari permukaan mata, dan percobaan menetralkan bahan bisa menambah cedera.
Untuk anak, orang dewasa perlu membantu menjaga aliran air tetap lembut dan mencegah anak menggosok mata. Jika lensa kontak dipakai, lensa yang mudah dilepas dapat diambil setelah pembilasan dimulai; lensa yang melekat tidak ditarik paksa. Kemenkes tidak mencantumkan prosedur rumah yang berbeda untuk ibu hamil, pasien penyakit kronis, atau pengguna obat jangka panjang dalam artikel tersebut. Kelompok ini tetap perlu menyebutkan kondisi dan obat yang sedang digunakan saat diperiksa. Sampai artikel ini disusun, kami belum menemukan daftar nasional yang memuat harga pemeriksaan atau ketersediaan layanan mata secara seragam untuk seluruh Indonesia.
Anak dan kelompok dengan kebutuhan medis khusus
Sampai artikel ini disusun, kami belum menemukan dokumen resmi dari lembaga di Indonesia yang merinci langkah rumah berbeda untuk kelompok rentan. Kesenjangan itu mencakup anak, ibu hamil, pasien penyakit kronis, dan pengguna obat jangka panjang. Pembilasan awal tidak ditunda, sedangkan keputusan berikutnya memerlukan penilaian tenaga kesehatan.
Anak
Anak mungkin sulit mempertahankan kelopak terbuka atau menjelaskan perubahan penglihatan. Pembilasan tetap dimulai segera dan bantuan orang dewasa dipakai untuk menjaga aliran tetap lembut. NHS menempatkan kekhawatiran atas cedera mata pada anak sebagai alasan meminta penilaian medis segera.
Ibu hamil
Belum ditemukan panduan resmi Indonesia yang menetapkan durasi pembilasan berbeda selama kehamilan. Air bersih tetap digunakan segera, sedangkan kehamilan disampaikan saat pemeriksaan. Artikel ini tidak menetapkan obat tetes atau obat nyeri untuk ibu hamil.
Penyakit kronis dan obat jangka panjang
Riwayat penyakit serta daftar obat rutin dibawa saat mencari pertolongan. Belum ditemukan batas pembilasan rumah yang berbeda untuk kelompok ini dalam dokumen resmi Indonesia. Obat mata dan perubahan obat rutin ditentukan setelah tenaga kesehatan menilai paparan serta kondisi pasien.
Keluhan yang mereda tidak menutup kebutuhan pemeriksaan
Rasa perih yang hilang setelah 20 menit tidak menunjukkan kedalaman cedera atau sisa bahan di balik kelopak. EyeWiki menyebut pemeriksaan langsung diperlukan untuk menilai kornea, konjungtiva, serta bahan yang mungkin tertahan. Penilaian medis tetap diprioritaskan untuk bahan kuat, produk tidak dikenal, atau gejala yang menetap.
Paparan sampo sedikit yang pulih sepenuhnya setelah dibilas tidak disamakan dengan pemutih atau pembersih korosif. NHS menyebut cedera ringan seperti sampo sering membaik sendiri, tetapi paparan bahan kimia memerlukan bantuan medis. Kemerahan menetap, nyeri, mata berair, atau perubahan penglihatan mengubah batas pertolongan.
Lensa kontak tidak dipasang kembali selama mata masih merah, nyeri, atau belum dinilai setelah paparan kuat. healthdirect meminta lensa kontak tidak dipakai sampai cedera mata pulih. Pekerjaan dengan pemutih, asam, atau bahan kolam juga memerlukan kacamata pelindung yang menutup sisi mata.
Sumber dan rujukan
- Pertolongan Pertama pada Trauma Mata(Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia)Irigasi mata selama 15–30 menit, penggunaan air biasa atau air minum, aliran lembut, dan pembukaan kelopak.
- Eye injuries(National Health Service)Pembilasan sedikitnya 20 menit, tanda darurat, larangan menggosok mata, dan kebutuhan membawa kemasan produk.
- Chemical (Alkali and Acid) Injury of the Conjunctiva and Cornea(American Academy of Ophthalmology EyeWiki)Prioritas irigasi, posisi kepala, arah aliran, lensa kontak, dan larangan netralisasi dengan larutan asam atau basa.
- Objects or chemicals in the eye(healthdirect Australia)Posisi pembilasan, batas lensa kontak, larangan obat tetes tanpa penilaian, dan pelindung mata.