Nano Banana adalah nama keluarga model kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) untuk pembuatan dan penyuntingan gambar di Aplikasi Gemini. Pengguna memberi perintah teks (prompt), mengunggah satu atau beberapa gambar, lalu meminta perubahan tanpa berpindah ke aplikasi penyunting lain. Kemudahan antarmuka tidak menghapus kebutuhan untuk memeriksa ejaan, wajah, tangan, tepi objek, dan hak penggunaan foto. Model, kuota, serta tombol yang terlihat juga bergantung pada usia, jenis akun, paket, dan ketersediaan layanan.

Alur yang terukur dimulai dengan menyatakan hasil akhir, bukan dengan memperpanjang perintah. Deskripsi gambar memuat subjek, aktivitas, adegan, gaya, komposisi, dan tujuan keluaran. Instruksi penyuntingan menambahkan dua batas: bagian yang berubah dan bagian yang tetap. Pemisahan tersebut memudahkan pengguna menemukan syarat yang belum dipenuhi pada keluaran berikutnya.

Laptop menampilkan ruang pembuatan gambar dan kolom perintah, dengan papan ketik serta catatan di meja (ilustrasi)

Tiga nama model menunjukkan jalur yang berbeda

Per 31 Agustus 2026, bantuan resmi Gemini membagi fitur gambar menjadi Nano Banana 2 Lite, Nano Banana 2, dan Nano Banana Pro. Flash-Lite memakai Nano Banana 2 Lite untuk pembuatan cepat dan konsep dasar. Flash atau Pro memakai Nano Banana 2, sedangkan pelanggan paket Google AI memperoleh opsi membuat ulang gambar dengan Nano Banana Pro pada model Pro. Nama dan susunan tersebut adalah keadaan layanan pada tanggal pemeriksaan, bukan daftar permanen.

Model gambar Pilihan di Gemini Batas penggunaan yang perlu diperiksa
Nano Banana 2 Lite Flash-Lite Ditujukan untuk konsep dasar; bantuan Google menyebutnya tidak dirancang untuk beberapa gambar acuan atau penyuntingan berulang.
Nano Banana 2 Flash atau Pro Menerima beberapa gambar acuan dan menyeimbangkan kecepatan dengan mutu keluaran.
Nano Banana Pro Ulangi dengan Pro Memerlukan paket Google AI dan dipakai untuk membuat ulang gambar dengan kendali detail lebih tinggi.

Nano Banana pertama kali diperkenalkan sebagai peningkatan penyuntingan bawaan Gemini pada 2025. Pengumuman Google Indonesia tertanggal 27 Agustus 2025 menyebut penggabungan beberapa foto, penyuntingan bertahap, pemindahan gaya antargambar, serta upaya menjaga tampilan orang dan hewan peliharaan. Pengumuman itu juga menyatakan gambar buatan atau suntingan Gemini menyertakan tanda air terlihat dan SynthID yang tidak terlihat. Klaim konsistensi tetap perlu diuji pada setiap keluaran karena perubahan kecil pada wajah atau aksesori masih mungkin terjadi.

Ponsel dan laptop menampilkan persiapan unggah serta penyuntingan foto (ilustrasi) Catatan di samping laptop memisahkan subjek, aktivitas, adegan, dan gaya gambar (ilustrasi)

Pembuatan gambar dimulai dari menu Gambar

Pada komputer, jalur resmi dimulai setelah pengguna masuk ke Gemini dan membuka bilah samping. Menu Gambar menyediakan templat atau kolom untuk memasukkan perintah sendiri. Letak tombol pada aplikasi seluler bisa berbeda menurut versi aplikasi. Akun yang tidak menampilkan menu tersebut perlu diperiksa berdasarkan usia, negara, bahasa, jenis akun, dan status layanan.

Perintah awal cukup memuat satu adegan yang jelas. Contohnya adalah foto produk realistis berupa cangkir keramik putih di atas meja kayu, terkena cahaya pagi, dengan subjek di kiri dan ruang kosong di kanan. Susunan itu sudah menjelaskan objek, bahan, cahaya, sudut pandang, serta ruang untuk judul. Satu kekurangan kemudian diperbaiki pada satu putaran agar perubahan hasil mudah dilacak.

Sketsa komposisi, garis rasio, dan rancangan tata letak gambar tersusun di meja (ilustrasi)

Perintah dipisahkan menjadi tujuh unsur

Perintah pembuatan gambar bisa dipecah menjadi subjek, aktivitas, adegan, gaya, komposisi, teks, dan keluaran. Subjek menetapkan orang atau benda yang terlihat, sedangkan aktivitas menjelaskan keadaan atau geraknya. Adegan memuat latar, waktu, lokasi, serta cahaya. Tiga unsur terakhir mengatur tampilan visual, penempatan, tulisan di dalam gambar, dan tujuan berkas.

Unsur Isi yang ditetapkan Contoh
Subjek Orang, benda, jumlah, dan ciri tampilan Satu cangkir keramik putih dengan garis biru tipis
Aktivitas Keadaan atau gerak subjek Berada di meja kayu di samping buku terbuka
Adegan Latar, waktu, lokasi, dan cahaya Dekat jendela rumah dengan cahaya alami pagi
Gaya Bahasa visual dan bahan Fotografi produk realistis dengan warna alami
Komposisi Rasio, sudut pandang, posisi, dan ruang kosong Horizontal, sejajar mata, subjek di kiri
Teks Kalimat, bahasa, posisi, dan arah Tulisan “BUKA HARI INI” di sudut kanan atas
Keluaran Tujuan, bentuk, dan unsur yang tidak berubah Gambar utama artikel dengan bentuk cangkir dan serat kayu tetap sama

Pembagian tersebut membuat koreksi lebih spesifik. Jika cangkir terlalu besar, perintah berikutnya menetapkan bahwa cangkir hanya mengisi sepertiga lebar gambar. Posisi yang keliru diperbaiki melalui arah dan letak subjek. Gaya yang terlalu menyerupai ilustrasi dipersempit dengan cahaya alami, bahan realistis, dan tampilan fotografi jurnalistik.

Diagram lima tahap penyusunan perintah: subjek, aktivitas, adegan, komposisi, lalu keluaran dan bagian yang dipertahankan

Foto tunggal dan beberapa foto memerlukan batas berbeda

Penyuntingan satu gambar dimulai dari Koleksi pada Gemini versi komputer. Pengguna membuka gambar, memilih Chat, menulis perubahan, lalu mengirim perintah. Foto yang berasal dari perangkat juga bisa diunggah melalui alur tersebut. Instruksi perlu memisahkan unsur yang dipertahankan dari bagian yang diubah.

Contohnya, bentuk cangkir, garis biru, serat meja, cahaya, posisi, dan ukuran tetap dipertahankan. Perubahan hanya mencakup latar menjadi abu-abu muda dan penghapusan kertas di sisi kanan. Daftar tersebut mengurangi ruang tafsir, tetapi tidak mengunci piksel lain secara mutlak. Perbandingan sebelum dan sesudah tetap diperlukan untuk menemukan perubahan yang tidak diminta.

Laptop menampilkan area foto yang ditandai untuk penyuntingan setempat (ilustrasi)

Beberapa foto memerlukan peran terpisah untuk setiap masukan. Foto pertama bisa menyediakan subjek, foto kedua pakaian, dan foto ketiga latar. Perintah juga menyatakan unsur yang boleh digabungkan serta ciri yang harus tetap sama. Tanpa pembagian itu, model harus menebak hubungan antarfoto dan berpeluang mengambil unsur dari sumber yang keliru.

Beberapa foto di meja terhubung dengan ruang penggabungan gambar pada tablet (ilustrasi)

Penyuntingan setempat memakai posisi dan satu perubahan

Lokasi perubahan perlu dijelaskan seperti petunjuk arah. Frasa “kertas putih di belakang cangkir” lebih terukur daripada “rapikan latar”. Instruksi berikutnya menetapkan tindakan, rasio gambar, dan bagian yang tidak disentuh. Jika subjek ikut berubah, putaran selanjutnya menyebut detail yang perlu dikembalikan berdasarkan gambar sebelumnya.

Penyuntingan bertahap memisahkan penggantian latar, warna, penambahan objek, dan tulisan ke beberapa putaran. Setiap hasil menjadi titik pemeriksaan sebelum perubahan berikutnya masuk. Riwayat tersebut membantu menemukan putaran yang mengubah detail wajah, tekstur, bayangan, atau proporsi. Banyak putaran tetap bukan jaminan bahwa model mempertahankan seluruh bagian asli.

Teks dan komposisi diperiksa menurut tempat terbit

Teks di dalam gambar memerlukan kalimat persis, bahasa, posisi, arah, warna, dan hubungan dengan subjek. Contohnya adalah tulisan “PASAR AKHIR PEKAN” di bagian atas, berwarna putih, dan tidak menutupi wajah. Setiap huruf, angka, nama, alamat, serta tanda baca diperiksa setelah gambar selesai. Keterangan resmi tentang rendering teks yang lebih baik bukan jaminan bahwa semua tulisan benar pada percobaan pertama.

Laptop menampilkan tata letak teks di dalam gambar, dengan rancangan huruf dan halaman di meja (ilustrasi)

Tempat terbit menentukan rasio dan ruang kosong. Gambar utama artikel biasanya memerlukan format horizontal serta area untuk judul, sedangkan unggahan persegi menempatkan subjek jauh dari tepi. Foto produk juga menetapkan porsi objek, sudut kamera, kebersihan latar, dan arah bayangan. Kebutuhan yang baru diketahui setelah pembuatan bisa memaksa pemotongan atau pengulangan gambar.

Indonesia didukung, tetapi akses fitur tetap mengikuti akun

Halaman ketersediaan Gemini mencantumkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang didukung dan Indonesia sebagai negara yang mendukung aplikasi web. Daftar tersebut tidak berarti setiap fitur gambar hadir serentak pada semua akun. Bantuan gambar membatasi fitur menurut aplikasi, negara, bahasa, usia, dan jenis akun. Tampilan setelah masuk tetap menjadi bukti ketersediaan pada akun yang digunakan.

Pembuatan gambar pada akun pribadi mensyaratkan usia minimal 13 tahun atau usia yang berlaku di negara pengguna. Penyuntingan gambar mensyaratkan usia minimal 18 tahun, sedangkan akun sekolah bisa terkena batas akses lain. Pengguna tanpa paket Google AI mengunduh keluaran 1K, sementara paket Google AI membuka unduhan 2K. Angka tersebut menjelaskan ukuran unduhan, bukan jaminan mutu detail pada semua gambar.

Google menjelaskan bahwa batas penggunaan dipengaruhi kompleksitas perintah, model, fitur, panjang percakapan, dan kapasitas layanan. Batas bisa berubah tanpa pemberitahuan, sehingga angka tetap dari unggahan media sosial tidak berlaku bagi semua akun. Gemini memberi tahu pengguna ketika pemakaian mendekati batas dan kapan kuota tersedia kembali. Kuota Nano Banana 2 yang habis juga menutup pembuatan ulang tambahan dengan Nano Banana Pro.

Laptop dan daftar kertas membandingkan paket AI, pilihan model, serta fitur gambar (ilustrasi)

Foto pribadi membawa persoalan izin dan data

Unggahan bisa memuat wajah orang lain, anak, dokumen kerja, alamat, kartu identitas, atau data pelanggan. Bantuan Gemini meminta pengguna menghormati hak cipta dan privasi serta menilai keluaran sebelum dipakai atau diterbitkan. Izin pemakaian bahan perlu mencakup tujuan penyuntingan dan penerbitannya, bukan hanya kepemilikan salinan foto. Akun kantor atau sekolah juga mungkin tunduk pada ketentuan lisensi yang berbeda.

UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi mengatur pemrosesan data pribadi dan menjelaskan gambar wajah sebagai contoh data biometrik ketika memungkinkan identifikasi unik. Tidak setiap foto otomatis menjadi data biometrik karena konteks dan tujuan pemrosesan menentukan risikonya. Organisasi perlu mencatat tujuan unggah, dasar pemrosesan, pihak yang memperoleh akses, masa simpan, penghapusan, dan penerbitan hasil. Penghapusan gambar dari perangkat tidak membuktikan bahwa salinan pada layanan atau percakapan juga telah dihapus.

Koneksi Google Foto untuk Kecerdasan Personal perlu dibedakan dari unggahan gambar biasa. Bantuan Google membatasi koneksi tersebut bagi akun pribadi pengguna berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat. Alur itu bukan dasar panduan bagi pengguna Indonesia pada tanggal artikel disusun. Unggahan manual tetap mengikuti fitur yang terlihat pada akun Gemini masing-masing.

Ponsel menampilkan pengaturan izin foto, dengan laptop dan catatan privasi di sampingnya (ilustrasi)

Unduhan bukan akhir pemeriksaan

Pada komputer, Gemini menyediakan Download ukuran penuh ketika penunjuk diarahkan ke gambar. Opsi Lainnya lalu Ekspor ke Dokumen memindahkan hasil ke Google Dokumen, tetapi akun sekolah milik pengguna di bawah 18 tahun tidak memperoleh opsi ekspor tersebut. Berkas unduhan masih perlu diperiksa pada ukuran sebenarnya. Pratinjau yang tampak baik bisa menyembunyikan ejaan keliru, jari tambahan, tepi objek patah, atau tekstur berulang.

  1. Subjek: wajah, tangan, postur, jumlah orang, dan ciri utama sesuai dengan bahan acuan.
  2. Teks: ejaan, angka, nama, alamat, dan tanda baca sama dengan naskah yang disetujui.
  3. Latar: tidak ada orang, logo, dokumen, bayangan, atau benda tambahan yang tidak diminta.
  4. Komposisi: rasio, ruang judul, arah pandang, dan area pemotongan sesuai dengan tempat terbit.
  5. Hak penggunaan: foto masukan, wajah, merek, dan bahan acuan memiliki izin untuk tujuan yang direncanakan.
  6. Penandaan: tanda air atau keterangan AI tetap terbaca sesuai kebijakan penerbitan yang berlaku.
Laptop menampilkan daftar pemeriksaan keluaran gambar dan menu unduhan, dengan catatan koreksi di meja (ilustrasi)

Dua templat membatasi tugas sejak awal

Templat pembuatan gambar: “Buat gambar bergaya [gaya] dengan [subjek] yang sedang [aktivitas] di [adegan]. Gunakan [komposisi, sudut pandang, dan rasio]. Tambahkan [teks atau benda], siapkan untuk [tujuan], dan pertahankan [unsur wajib].” Bagian teks bisa dihapus ketika gambar tidak memerlukan tulisan. Tujuan keluaran tetap dicantumkan agar ruang dan rasio mengikuti media penerbitan.

Templat penyuntingan: “Gunakan gambar ini sebagai dasar dan ubah hanya [lokasi] pada [isi]. Pertahankan [subjek, komposisi, cahaya, tulisan, dan unsur lain]. Jaga rasio [rasio] untuk [tujuan].” Tugas beberapa foto menambahkan peran setiap gambar acuan secara berurutan. Hasil setiap putaran dibandingkan dengan masukan sebelum perubahan berikutnya dimulai.

Bukti kinerja dalam Bahasa Indonesia masih terbatas

Sampai artikel ini disusun, kami belum menemukan uji resmi lembaga di Indonesia tentang ketepatan teks Bahasa Indonesia, konsistensi wajah, atau kegagalan Nano Banana 2. Dokumentasi Google menjelaskan fitur yang disediakan pemasok, bukan tingkat keberhasilan pada seluruh jenis foto. Hasil satu akun juga tidak mewakili akun, model, atau tanggal lain. Catatan perintah, model, waktu, masukan, keluaran, dan jenis kegagalan diperlukan untuk membandingkan percobaan secara wajar.

Pertanyaan umum

Apakah Nano Banana 2 bisa dipakai tanpa paket Google AI?
Bantuan Google mencantumkan pembuatan gambar Nano Banana 2 untuk akun tanpa paket AI. Unduhan tanpa paket beresolusi 1K, sedangkan paket Google AI menyediakan 2K. Kuota, model, dan tombol yang tampil tetap mengikuti akun serta kapasitas layanan.

Apakah perintah harus panjang?
Panjang perintah bukan ukuran utama. Subjek, aktivitas, adegan, komposisi, perubahan, dan bagian yang dipertahankan perlu ditulis secara spesifik. Satu perubahan per putaran membuat perbandingan hasil lebih mudah.

Apakah hasil penyuntingan mempertahankan wajah dan teks secara tepat?
Google menyebut peningkatan konsistensi karakter dan penulisan teks, tetapi tidak memberikan jaminan untuk setiap keluaran. Wajah, tangan, aksesori, ejaan, angka, dan tepi objek tetap diperiksa pada ukuran penuh. Hasil yang mengubah unsur penting perlu ditolak atau dibuat ulang.