Pasang tinggi menggenangi sejumlah jalan rendah di bagian selatan Ho Chi Minh City pada 11 Oktober 2026. VTV News memperkirakan genangan mencapai 40–60 sentimeter dan muncul terutama pukul 05.00–07.00 serta 16.30–20.00. Sepeda motor mogok, sementara pengemudi berhenti di tepi jalan menunggu air surut.
VTV News juga melaporkan muka air di stasiun Phú An, Nhà Bè, dan Thủ Dầu Một diperkirakan berada 10–29 sentimeter di atas tingkat siaga tiga dalam dua hari berikutnya. Hujan pada waktu pasang bisa membuat genangan lebih dalam dan surut lebih lambat. Laporan tersebut merupakan prakiraan pada 11 Oktober, bukan catatan yang mewakili seluruh kondisi kota.

Jalan selatan tergenang, kendaraan dan toko terdampak
VietnamPlus mencatat genangan di Trần Xuân Soạn, Phạm Hữu Lầu, Nguyễn Lương Bằng, Nguyễn Bình, dan Nguyễn Thị Thập. Ruas Phạm Hữu Lầu tergenang sepanjang beberapa kilometer. Sepeda motor berhenti atau didorong, sedangkan pengemudi kendaraan daring menepi sampai air berkurang.
Truk berat dan kontainer yang tetap melintas mendorong gelombang ke tepi jalan, gang, dan rumah warga. Dân Trí melaporkan warga di sekitar Phạm Hữu Lầu meninggikan perabot dan sebagian toko menghentikan kegiatan saat air naik. Pada sekitar pukul 19.00, genangan belum sepenuhnya surut dan aparat setempat membantu mendorong kendaraan yang sulit bergerak.
Prakiraan pasang berbeda menurut waktu laporan
VTV News memperkirakan periode genangan pagi dan sore hingga malam, dengan risiko lebih besar ketika hujan turun bersamaan dengan pasang. Ruas yang disebut dalam peringatan itu mencakup Huỳnh Tấn Phát, Trần Xuân Soạn, Lê Văn Lương, dan Phạm Hữu Lầu. Laporan VTV News mencatat kedalaman 40–60 sentimeter, mendekati atau melampaui tinggi roda sepeda motor.
VietnamPlus menulis bahwa prakiraan 11–15 Oktober menempatkan muka air maksimum Phú An dan Nhà Bè pada 1,70–1,75 meter, serta Thủ Dầu Một pada 1,90–1,95 meter. Dân Trí menyebut kisaran Phú An dan Nhà Bè 1,70–1,80 meter, sementara angka Thủ Dầu Một tetap 1,90–1,95 meter. Perbedaan tersebut mengikuti waktu penerbitan dan rincian prakiraan yang tidak sama.
Bagaimana di Indonesia
Di Indonesia, banjir akibat pasang laut dikenal sebagai banjir pesisir atau rob. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa pemantauan ketinggian air dan prakiraan pasang surut dipakai untuk mengenali potensi rob di sejumlah pesisir. Istilah itu tidak berarti semua genangan di kota pantai disebabkan pasang; hujan, aliran dari daratan, gelombang, kapasitas drainase, dan kondisi setempat bisa ikut menentukan. Karena itu, laporan tentang jalan yang tergenang perlu dibaca bersama waktu pasang dan peringatan cuaca, bukan hanya dari tinggi air yang terlihat di satu lokasi.
BMKG mempublikasikan informasi cuaca maritim dan peringatan rob melalui laman serta kanal resminya. Dalam siaran yang memuat kejadian di beberapa pesisir Indonesia, lembaga itu menyebut warga perlu memantau prakiraan pasang maksimum dan pembaruan berkala. BMKG juga menyediakan layanan Contact Center 196 dan tautan cuaca maritim pada situsnya. Untuk warga di kota pantai, nama wilayah dan waktu pada peringatan perlu dicocokkan dengan lokasi rumah, pelabuhan, jalan, atau tempat kerja karena waktu pasang tidak otomatis sama di seluruh Indonesia.
Contoh yang terdokumentasi datang dari pesisir Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut pasang tinggi, penurunan muka tanah, dan kenaikan permukaan laut sebagai faktor yang bisa memperburuk rob di pesisir utara. Siaran itu menyebut kawasan Kota Tua, Muara Angke, Pluit, dan Ancol, serta langkah yang meliputi peningkatan drainase, normalisasi sungai, waduk, pemantauan, dan tanggul. Informasi tersebut adalah gambaran kebijakan Jakarta pada Desember 2024, bukan bukti bahwa semua kota pesisir memiliki penyebab atau penanganan yang sama.
Untuk kondisi darurat di Jakarta, siaran pemerintah daerah itu mengarahkan warga memantau kanal resmi BPBD dan BMKG serta menghubungi Jakarta Siaga 112. Di daerah lain, kanal pemerintah daerah dan stasiun BMKG setempat menjadi rujukan yang lebih tepat daripada menyalin waktu peringatan dari kota berbeda. Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyediakan InaRISK dengan peta bahaya, termasuk data peta banjir, yang dapat dipakai untuk melihat konteks risiko wilayah. Peta risiko tidak memberikan tinggi genangan real-time, sehingga tetap perlu dipadukan dengan peringatan cuaca, pasang surut, dan laporan lapangan.
Harga perjalanan, ketersediaan penginapan, dan status setiap jalan tidak bisa disimpulkan dari laporan Ho Chi Minh City ini maupun dari peta risiko Indonesia. Artikel sumber juga tidak melaporkan pembatalan penerbangan atau penutupan tempat wisata. Pembaca yang hendak bepergian perlu memeriksa operator transportasi, pengelola akomodasi, dan pemerintah daerah tujuan pada hari keberangkatan. Sampai artikel ini disusun, kami belum menemukan dokumen resmi Indonesia yang memuat angka pembanding untuk kedalaman genangan pada kasus Ho Chi Minh City.
Yang diketahui dan yang belum
Waktu genangan dan angka muka air berasal dari beberapa laporan media Vietnam yang terbit pada hari yang sama. Lokasi yang disebut tidak sepenuhnya identik, dan angka Phú An serta Nhà Bè berbeda antara VietnamPlus dan Dân Trí. Perbedaan itu membuat angka tersebut lebih tepat dibaca sebagai rentang prakiraan daripada satu ukuran pasti untuk seluruh wilayah selatan kota.
Hujan dapat memperberat genangan ketika terjadi pada periode pasang tinggi, tetapi laporan sumber tidak mengukur kontribusi masing-masing faktor. Laporan juga tidak menjelaskan kapan setiap ruas kembali normal. Kondisi jalan, arus kendaraan, dan akses rumah dapat berubah setelah waktu laporan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Di mana genangan dilaporkan?
VTV News menyebut Huỳnh Tấn Phát, Trần Xuân Soạn, Lê Văn Lương, dan Phạm Hữu Lầu. VietnamPlus menambahkan Nguyễn Lương Bằng, Nguyễn Bình, dan Nguyễn Thị Thập. Daftar ruas berbeda menurut laporan masing-masing.
Seberapa dalam genangannya?
VTV News memperkirakan 40–60 sentimeter di beberapa ruas. Angka itu adalah prakiraan untuk kawasan rendah dan tidak berarti semua jalan di Ho Chi Minh City tergenang pada kedalaman yang sama.
Mengapa angka prakiraan muka air berbeda?
VietnamPlus menulis 1,70–1,75 meter untuk Phú An dan Nhà Bè, sedangkan Dân Trí menulis 1,70–1,80 meter. Waktu penerbitan dan rincian prakiraan berbeda, sehingga kedua laporan tidak dapat digabung menjadi satu angka tunggal.
Linimasa
11 Oktober 2026: pasang tinggi menggenangi sejumlah jalan rendah di Ho Chi Minh City; VTV News, VietnamPlus, dan Dân Trí menerbitkan laporan lapangan serta prakiraan muka air. Laporan yang tersedia menyebut gangguan pada sepeda motor, toko, dan lalu lintas, tetapi tidak menyebut pembatalan penerbangan atau penutupan tempat wisata.
Sumber dan rujukan
- Triều cường đạt đỉnh, nhiều tuyến đường ở TP Hồ Chí Minh ngập sâu(VTV News)
- Triều cường dâng cao gây ngập sâu nhiều tuyến đường tại Thành phố Hồ Chí Minh(VietnamPlus)
- Triều cường đạt đỉnh, người dân TPHCM nghỉ bán, kê đồ tránh ngập(Dân Trí)
- BMKG Imbau Masyarakat Pesisir Waspada dan Siaga Hadapi Potensi Banjir Rob(Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
- Pemprov DKI Jakarta Siap Siaga Tangani Banjir Rob di Kawasan Pesisir Utara(Pemerintah Provinsi DKI Jakarta)
- InaRISK-Portal: Data Peta Banjir(Badan Nasional Penanggulangan Bencana)