Luigi Mangione mengaku bersalah pada 14 Agustus 2026 atas dua dakwaan federal terkait penguntitan (stalking) yang mengakibatkan kematian. Di pengadilan federal di Manhattan, ia mengakui telah menembak Brian Thompson, direktur utama UnitedHealthcare, pada 4 Desember 2024. Persidangan federal yang dijadwalkan Januari 2027 pun dibatalkan. Perkara pembunuhan tingkat negara bagian di New York masih terbuka.
Pembela segera meminta hakim negara bagian menghentikan perkara berdasarkan larangan penuntutan ganda (double jeopardy). Kantor Jaksa Distrik Manhattan menyatakan akan menentang permohonan tersebut. Persidangan negara bagian masih dijadwalkan mulai 8 September 2026, tetapi putusan atas permohonan pembela bisa menunda atau membatalkannya. Sengketa ini bertumpu pada perbedaan aturan federal dan hukum New York.
Pengakuan federal tidak disertai kesepakatan hukuman
Mangione mengaku bersalah tanpa kesepakatan dengan jaksa federal mengenai hukuman. Jaksa tetap bebas menuntut hukuman maksimal dan menyatakan akan meminta penjara seumur hidup. Hakim federal Margaret Garnett menjadwalkan penjatuhan hukuman pada 18 Desember 2026. Pedoman pemidanaan yang dihitung jaksa menghasilkan rentang 24 hingga 30 tahun, tetapi rentang itu tidak mengikat hakim.
Pengakuan bersalah tersebut bukan kesepakatan untuk menghindari hukuman mati. Pilihan hukuman itu telah gugur lebih dari enam bulan sebelumnya. Pada 30 Januari 2026, Garnett menggugurkan dakwaan pembunuhan federal yang sebelumnya membuka jalan bagi tuntutan hukuman mati. Dua dakwaan penguntitan tetap berlaku, dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup.
Doktrin dua kedaulatan membedakan dua penuntutan
Amandemen Kelima Konstitusi AS melarang seseorang diadili dua kali untuk pelanggaran yang sama oleh pihak berdaulat yang sama. Mahkamah Agung AS mempertahankan doktrin dua kedaulatan (dual-sovereignty doctrine) dalam putusan Gamble v. United States pada 2019. Menurut putusan itu, pelanggaran terhadap hukum federal berbeda dari pelanggaran menurut hukum negara bagian. Karena itu, konstitusi federal tidak otomatis menutup penuntutan New York atas perbuatan yang sama.
Pembedaan tersebut terletak pada pelanggaran menurut hukum, bukan semata-mata pada rangkaian perbuatannya. Dakwaan federal menyangkut penguntitan lintas negara bagian yang berakhir pada kematian. New York mendakwanya atas pembunuhan tingkat dua serta sejumlah pelanggaran terkait senjata dan dokumen palsu. Namun, doktrin federal itu hanya menjadi batas dasar karena New York memberi perlindungan tambahan melalui hukumnya sendiri.
Hukum New York membuat pengakuan federal menjadi penting
Mangione pernah meminta perkara negara bagian dihentikan sebelum pengakuan bersalah di tingkat federal. Putusan Pengadilan New York pada September 2025 menyebut perlindungan negara bagian lebih luas, tetapi menilai permohonan saat itu terlalu dini. Larangan menurut hukum New York baru berlaku setelah perkara sebelumnya berakhir dengan pengakuan bersalah atau setelah juri disumpah. Pengakuan federal pada 14 Agustus 2026 memberi pembela dasar untuk mengajukan kembali alasan tersebut.
Perubahan tersebut tidak serta-merta menghapus dakwaan New York. Jaksa Manhattan berpendapat dakwaan negara bagian memuat unsur hukum dan perbuatan pidana yang berbeda dari dakwaan federal. Hakim Gregory Carro harus menilai apakah pengecualian dalam hukum New York memungkinkan perkara tetap berjalan. Putusan Carro tetap terbuka untuk banding.
Perkara New York belum berakhir
Pengadilan New York menggugurkan dua dakwaan terkait terorisme pada September 2025 karena bukti dinilai tidak memenuhi unsur yang diperlukan. Dakwaan lain tetap dipertahankan, termasuk pembunuhan tingkat dua yang dilakukan dengan sengaja. Mangione juga menghadapi dakwaan terkait kepemilikan senjata dan dokumen palsu. Ia masih menyatakan tidak bersalah atas perkara negara bagian itu.
Jadwal persidangan 8 September 2026 tetap berlaku saat artikel ini disusun. Namun, permohonan baru membuat tanggal tersebut belum pasti. Pernyataan Mangione dalam sidang federal juga berpotensi dipakai dalam perkara negara bagian. Vonis federal pada Desember dan kelanjutan perkara New York tetap menjadi proses hukum yang terpisah.
Perbandingan dengan Indonesia memiliki batas
Konstitusi menetapkan Indonesia sebagai negara kesatuan yang berbentuk republik. Struktur itu berbeda dari pembagian kedaulatan federal dan negara bagian di Amerika Serikat. Menyamakan New York dengan sebuah provinsi di Indonesia akan memberi gambaran yang keliru tentang dasar penuntutannya. Sampai artikel ini disusun, kami belum menemukan dokumen resmi dari lembaga di Indonesia yang menganalisis perkara Mangione atau memberi perbandingan hukum langsung.
Sumber dan rujukan
- Luigi Mangione pleads guilty to federal stalking charges in the killing of UnitedHealthcare CEO(Associated Press)
- What to know about Luigi Mangione's guilty plea in killing of UnitedHealthcare CEO Brian Thompson(Associated Press)
- A timeline of Luigi Mangione's criminal cases in the killing of UnitedHealthcare's CEO(Associated Press)
- Gamble v. United States, 587 U.S. 678 (2019)(Supreme Court of the United States)
- People v Mangione (2025 NY Slip Op 25213)(New York State Law Reporting Bureau)
- Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945(JDIH Sekretariat Jenderal DPR RI)