Penerbangan Vietnam Airlines VN34 dari Munich menuju Hanoi mengalami rangkaian insiden saat lepas landas dan kembali ke bandara pada 15 Agustus 2026. Rekaman lepas landas memperlihatkan Boeing 787-9 berregistrasi VN-A867 baru terangkat setelah melewati ujung landasan 26L. Bagian bawah belakang badan pesawat terlihat menyentuh permukaan dan menimbulkan kepulan debu. Pesawat kemudian berputar di sekitar Munich sebelum kembali ke bandara.

Rekaman pendaratan memperlihatkan asap dan serpihan keluar dari roda pendarat utama kiri ketika pesawat melaju di landasan 26R. Foto setelah pendaratan menunjukkan kerusakan pada ban dan bagian bawah belakang badan pesawat; unggahan dari lokasi menyebut seluruh orang telah dievakuasi dengan selamat. Jumlah penumpang dan konfirmasi resmi mengenai korban luka belum tersedia dalam dokumen yang ditemukan redaksi.

Pesawat Boeing 787 melaju di landasan bandara (ilustrasi)
Boeing 787-9 adalah pesawat berbadan lebar yang digunakan pada penerbangan VN34. (ilustrasi)

Kronologi dari landasan 26L ke 26R

VN34 dijadwalkan terbang dari Munich ke Hanoi pada Sabtu, 15 Agustus. Pesawat melaju hampir sepanjang landasan 26L sebelum hidungnya terangkat. Roda dan badan pesawat melewati ujung permukaan beraspal, sedangkan bagian belakang badan menyentuh tanah. Urutan ini menempatkan kejadian keluar landasan pada fase lepas landas, bukan pada pendaratan berikutnya.

Setelah mengudara, awak tidak melanjutkan penerbangan menuju Hanoi. Pesawat berputar lebih dari satu jam untuk mengurangi bobot pendaratan dan melakukan lintas rendah agar kondisi badan serta roda bisa diamati dari darat. VN34 kemudian mendarat di landasan 26R. Beberapa ban pada roda pendarat utama kiri rusak dan menyebarkan serpihan ketika pesawat mengurangi kecepatan.

Dua tahap tersebut perlu dibaca terpisah. Benturan ekor dan keluarnya pesawat dari ujung landasan terjadi saat lepas landas. Kerusakan ban terlihat saat pesawat kembali mendarat, tetapi penyelidik belum menjelaskan kapan kerusakan awal pada roda terjadi. Laporan resmi juga belum memastikan hubungan sebab-akibat antara kedua tahap.

Menara pengendali bandara dan landasan pada malam hari (ilustrasi)
Awak, menara pengendali, dan petugas darat perlu menilai kondisi pesawat sebelum pendaratan kembali. (ilustrasi)

Benturan ekor dan keluar landasan bukan kejadian yang sama

Benturan ekor (tail strike) terjadi ketika bagian bawah belakang badan pesawat menyentuh landasan atau tanah saat lepas landas maupun mendarat. Dampaknya tidak bisa dinilai hanya dari rekaman jarak jauh. Catatan Federal Aviation Administration (FAA) menunjukkan benturan ekor bisa menggores dan merusak kulit badan pesawat bagian bawah-belakang. Contoh FAA itu menjelaskan pentingnya pemeriksaan struktur, bukan tingkat kerusakan VN34.

Pesawat keluar landasan (runway excursion) memiliki cakupan berbeda. Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) mengutip definisi Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO): pesawat menyimpang atau melampaui permukaan landasan saat lepas landas maupun mendarat. Berdasarkan rekaman yang tersedia, VN34 melampaui ujung landasan ketika lepas landas. Rekaman pendaratan menunjukkan kerusakan ban, tetapi belum membuktikan pesawat kembali keluar dari landasan.

Roda pendarat utama dan ban pesawat dari jarak dekat (ilustrasi)
Kondisi ban dan roda pendarat menjadi bagian penting dalam pemeriksaan setelah pesawat kembali. (ilustrasi)

Penyebab dan nasib pesawat belum ditetapkan

Rekaman memperlihatkan jarak lepas landas yang tidak biasa, tetapi tidak menjelaskan penyebabnya. Data kinerja, pengaturan daya dorong, berat, dan konfigurasi pesawat harus dicocokkan dengan rekaman penerbangan. Kondisi landasan dan catatan perawatan juga perlu diperiksa. Tanpa hasil itu, dugaan yang beredar belum bisa disebut temuan atau dasar menetapkan tanggung jawab.

Foto yang beredar menunjukkan kerusakan pada badan bagian belakang dan roda pendarat kiri. Belum ada dokumen resmi yang menetapkan cakupan pemeriksaan, metode perbaikan, atau waktu pesawat kembali beroperasi. Kerusakan yang tampak juga belum cukup untuk menyatakan pesawat akan dihapus dari armada. Keputusan kelaikudaraan baru bisa dibuat setelah pemeriksaan teknis selesai.

BFU berwenang di Jerman, tetapi halaman perkara belum ditemukan

Komisi Eropa mencatat Bundesstelle für Flugunfalluntersuchung (BFU) sebagai otoritas investigasi keselamatan penerbangan sipil Jerman. Karena kejadian berlangsung di Munich, BFU menjadi rujukan utama untuk informasi penyelidikan resmi di Jerman. Sampai artikel ini disusun, redaksi belum menemukan halaman perkara BFU yang secara khusus menyebut VN34. Redaksi juga belum menemukan pernyataan rinci Vietnam Airlines yang menetapkan penyebab atau jadwal perbaikan.

Belum ada dokumen lembaga Indonesia yang menilai insiden ini atau dampaknya bagi penumpang Indonesia. Rute VN34 menghubungkan Jerman dan Vietnam, sehingga kejadian tersebut belum menunjukkan perubahan pada operasi penerbangan di Indonesia. Informasi baru dari BFU atau Vietnam Airlines bisa mengubah kronologi dan penilaian kerusakan yang tersedia sekarang.

Pertanyaan umum

Apakah VN34 keluar landasan saat mendarat?
Rekaman yang tersedia menempatkan kejadian keluar ujung landasan pada fase lepas landas dari landasan 26L. Saat kembali melalui landasan 26R, ban roda pendarat utama kiri rusak dan menyebarkan serpihan. Laporan resmi masih diperlukan untuk menetapkan detail kedua tahap.

Apa penyebab jarak lepas landas VN34 begitu panjang?
Penyebabnya belum ditetapkan. Dugaan tentang perhitungan kinerja, berat, daya dorong, dan konfigurasi pesawat belum didukung temuan penyelidik. Data penerbangan dan bukti teknis diperlukan sebelum tanggung jawab bisa dinilai.

Apakah Boeing 787-9 itu bisa kembali terbang?
Status pesawat bergantung pada pemeriksaan struktur, roda pendarat, dan sistem terkait. Redaksi belum menemukan jadwal perbaikan resmi atau keputusan kelaikudaraan untuk VN-A867. Foto kerusakan tidak cukup untuk menentukan apakah pesawat akan diperbaiki atau dikeluarkan dari armada.