Multivitamin bukan satu jenis produk dengan susunan yang seragam. Produsen menggabungkan vitamin, mineral, dan kadang bahan lain dalam komposisi yang berbeda. Karena itu, hasil satu formula tidak membuktikan manfaat semua produk. Bukti terkuat sejauh ini juga belum mendukung pemakaian rutin untuk mencegah kanker atau penyakit jantung.
Multivitamin berbeda dari suplemen tunggal dosis tinggi
Multivitamin-mineral adalah kombinasi beberapa vitamin dan mineral dalam satu produk. Formula dasar berbeda dari suplemen satu zat berkadar tinggi, sehingga manfaat dan risikonya tidak boleh disamakan. U.S. Preventive Services Task Force (USPSTF) menyatakan bukti multivitamin untuk mencegah kanker atau penyakit kardiovaskular belum memadai. USPSTF justru merekomendasikan agar beta-karoten dan vitamin E tidak digunakan untuk tujuan tersebut.
Rekomendasi USPSTF berlaku bagi orang dewasa yang tinggal di komunitas, tidak hamil, dan tidak memiliki kekurangan gizi yang diketahui. Rekomendasi itu bukan acuan langsung bagi anak, ibu hamil, pasien rawat inap, atau orang dengan penyakit kronis. Kebutuhan kelompok tersebut perlu dinilai menurut kondisi dan zat gizi yang kurang. Satu kesimpulan tentang populasi umum tidak boleh dipindahkan ke semua kelompok.
Reaksi yang memerlukan pertolongan segera
Reaksi mendadak setelah konsumsi menjadi alasan untuk menghentikan produk. Kementerian Kesehatan mencantumkan sesak, sulit menelan, pingsan, serta pembengkakan mendadak pada mulut atau tenggorokan sebagai tanda darurat alergi. Bibir atau lidah yang membiru dan penurunan kesadaran juga memerlukan pertolongan medis segera. Keluhan ringan yang menetap tetap perlu dinilai sebelum produk digunakan kembali.
Anak, ibu hamil atau menyusui, pasien penyakit kronis, dan pengguna obat rutin memerlukan penilaian terpisah. Kandungan multivitamin bisa menambah asupan dari produk lain atau berinteraksi dengan obat. Riwayat operasi saluran cerna dan gangguan penyerapan juga mengubah kebutuhan. Pemilihan produk pada kelompok ini perlu dibahas dengan dokter, apoteker, atau dietisien.
COSMOS tidak menemukan perlindungan terhadap kanker dan penyakit jantung
Uji acak COSMOS membandingkan multivitamin harian dengan plasebo pada 21.442 orang dewasa lanjut usia di Amerika Serikat. Perempuan berusia sedikitnya 65 tahun dan laki-laki sedikitnya 60 tahun diikuti selama median 3,6 tahun. Risiko kanker invasif total tidak turun secara bermakna, dengan rasio bahaya 0,97. Hasil untuk penyakit kardiovaskular total sebesar 0,98 dan kematian semua penyebab 0,93 juga tidak bermakna.
Angka rasio di bawah 1 tidak otomatis berarti produk terbukti melindungi. Rentang ketidakpastian pada ketiga hasil tersebut mencakup kemungkinan tidak ada perbedaan. Peneliti menyimpulkan temuan itu tidak mendukung pemakaian rutin untuk pencegahan kanker atau penyakit kardiovaskular. Masa pengamatan juga relatif singkat untuk menilai kanker yang berkembang selama bertahun-tahun.
Manfaat kognitif terukur, tetapi kecil
Substudi COSMOS memberi hasil berbeda pada fungsi kognitif peserta lanjut usia. Meta-analisis tiga substudi dengan 5.203 peserta menemukan selisih kognisi global 0,07 simpangan baku dibandingkan plasebo. Selisih memori episodik tercatat 0,06 simpangan baku. Penulis menyetarakan perubahan kognisi global rata-rata dengan perlambatan penuaan kognitif sekitar dua tahun.
Penyetaraan dua tahun adalah interpretasi statistik pada tingkat kelompok, bukan waktu yang pasti diperoleh setiap pengguna. Ukuran efek 0,07 simpangan baku tergolong kecil dan tidak menjamin perubahan yang terasa dalam kehidupan sehari-hari. Peserta penelitian berusia sedikitnya 60 tahun, sehingga hasilnya tidak membuktikan manfaat serupa pada orang dewasa muda. Temuan kognitif juga tidak mengubah hasil utama COSMOS tentang kanker dan penyakit kardiovaskular.
Dukungan industri perlu dibaca bersama hasil penelitian. Artikel utama melaporkan Mars Edge memberi dukungan infrastruktur, sementara Pfizer Consumer Healthcare menyediakan tablet dan kemasan penelitian. Penelitian juga menerima pendanaan dari National Institutes of Health dan sumber lain. Keterlibatan industri tidak membatalkan hasil, tetapi tetap menjadi bagian penting saat menilai bukti.
Kesenjangan gizi tidak sama dengan bukti pencegahan penyakit
National Institutes of Health Office of Dietary Supplements menjelaskan bahwa multivitamin bisa menambah asupan ketika makanan tidak memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral. Kondisi itu berbeda dari klaim bahwa satu produk mencegah kanker, penyakit jantung, atau penurunan kognitif. Orang dengan pola makan sangat terbatas, asupan energi rendah, atau gangguan penyerapan mungkin memerlukan evaluasi zat gizi. Makanan tetap menyediakan serat dan komponen lain yang tidak digantikan tablet.
Sampai artikel ini disusun, kami belum menemukan uji acak besar di Indonesia yang membandingkan multivitamin dengan plasebo untuk tiga hasil tersebut. Data COSMOS berasal dari peserta lanjut usia di Amerika Serikat dan tidak mewakili pola makan, akses layanan, atau kondisi gizi Indonesia. Angka kekurangan zat gizi pada tingkat populasi juga tidak membuktikan bahwa setiap orang kekurangan. Penilaian pola makan dan kondisi klinis diperlukan sebelum menarik kesimpulan individual.
BPOM membatasi klaim dan menyediakan pemeriksaan izin edar
Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) No. 19 Tahun 2022 menetapkan pedoman klaim suplemen kesehatan dan masih berstatus berlaku. BPOM menyatakan klaim suplemen harus objektif, lengkap, tidak menyesatkan, dan sesuai dengan definisi suplemen kesehatan. Klaim tidak boleh diarahkan pada pencegahan atau pengobatan penyakit. Produk juga tidak boleh diposisikan sebagai pengganti makanan sehari-hari.
Peraturan BPOM No. 34 Tahun 2022 yang mengawasi iklan suplemen kesehatan masih berstatus berlaku. Klaim seperti mencegah kanker atau mengatasi kepikunan tidak boleh diperlakukan sebagai janji produk. Hasil penelitian tentang satu formula juga tidak otomatis berlaku pada formula lain. Nama bahan, kadar, peringatan, dan aturan pakai pada label perlu dibaca sebagai satu kesatuan.
Pangkalan data Cek Produk BPOM menyediakan pencarian suplemen kesehatan berdasarkan nama, merek, nomor izin edar, pendaftar, atau komposisi. Nomor izin edar perlu cocok dengan nama produk dan pendaftar yang tampil. Registrasi bukan bukti bahwa produk mencegah penyakit di luar klaim yang disetujui. Status halal juga tidak boleh disimpulkan dari kandungan atau tampilan kemasan tanpa sertifikasi yang tercantum.
Dasar keputusan adalah tujuan penggunaan
Tujuan menutup kekurangan zat gizi berbeda dari tujuan mencegah penyakit kronis. Orang tanpa kekurangan yang diketahui belum memiliki dasar bukti kuat untuk memakai multivitamin sebagai perlindungan terhadap kanker atau penyakit jantung. Manfaat kognitif COSMOS kecil dan hanya diuji pada kelompok lanjut usia. Harga, komposisi, asupan dari makanan, serta penggunaan suplemen lain perlu masuk dalam penilaian.
Produk berkadar tinggi bukan pilihan otomatis yang lebih baik. Beberapa zat gizi bisa melampaui batas atas bila berasal dari multivitamin, pangan fortifikasi, dan suplemen tunggal sekaligus. Pemeriksaan potensi interaksi oleh apoteker atau dokter diperlukan bagi pengguna obat rutin. Keputusan yang masuk akal dimulai dari kebutuhan yang hendak diisi, bukan dari janji pencegahan penyakit pada iklan.
Sumber dan rujukan
- Multivitamins in the prevention of cancer and cardiovascular disease: COSMOS randomized clinical trial(The American Journal of Clinical Nutrition)Hasil utama kanker, penyakit kardiovaskular, kematian, keterbatasan, dan pendanaan COSMOS.
- Effect of multivitamin-mineral supplementation versus placebo on cognitive function(PubMed)Meta-analisis tiga substudi kognitif COSMOS.
- Vitamin, Mineral, and Multivitamin Supplementation to Prevent Cardiovascular Disease and Cancer(U.S. Preventive Services Task Force)Rekomendasi 2022 tentang multivitamin, beta-karoten, dan vitamin E.
- Multivitamin/mineral Supplements: Health Professional Fact Sheet(NIH Office of Dietary Supplements)Ragam formulasi, batas penggantian makanan, kelompok dengan kesenjangan asupan, dan interaksi.
- Peraturan BPOM No. 19 Tahun 2022 tentang Pedoman Klaim Suplemen Kesehatan(Badan Pengawas Obat dan Makanan)Prinsip dan batas klaim suplemen kesehatan di Indonesia.
- Layanan registrasi obat tradisional, obat kuasi, dan suplemen kesehatan(Badan Pengawas Obat dan Makanan)Ringkasan prinsip dasar klaim suplemen kesehatan.
- Peraturan BPOM No. 34 Tahun 2022 tentang Pengawasan Periklanan(Badan Pengawas Obat dan Makanan)Status dan ruang lingkup aturan iklan suplemen kesehatan.
- Cek Produk BPOM(Badan Pengawas Obat dan Makanan)Pangkalan data produk suplemen kesehatan yang terdaftar.
- Bisakah Alergi Makanan Sembuh?(Kementerian Kesehatan)Tanda reaksi alergi yang memerlukan pertolongan medis segera.