Banshee Labyrinth mengakui pembatalan pertunjukan komika Yahudi Philip Simon melanggar Undang-Undang Kesetaraan 2010 (Equality Act 2010). Morrison Bros Ltd menyampaikan pengakuan itu sebelum pemeriksaan pokok di Pengadilan Sheriff Edinburgh (Edinburgh Sheriff Court) pada 17 Agustus 2026. Sheriff Roderick Flinn kemudian membebankan biaya persiapan sidang dengan tarif pengacara-klien (solicitor-client rate) yang lebih tinggi. Pengakuan para pihak menyelesaikan soal tanggung jawab sebelum bukti diuji dalam sidang pokok.
Pertunjukan dibatalkan setelah pemeriksaan media sosial
Simon dijadwalkan membawakan pertunjukan solo Shall I Compere Thee In A Funny Way pada Edinburgh Festival Fringe 2025. Banshee Labyrinth membatalkan acara itu setelah memeriksa unggahan media sosial Simon tentang konflik Gaza. Pengelola menyatakan pandangan Simon selaras dengan retorika dan simbol kelompok yang dikaitkan dengan pelanggaran kemanusiaan. Simon membantah penilaian tersebut dan menyatakan dukungannya terbatas pada pembebasan sandera serta upaya menuju perdamaian.
Simon mengatakan pertunjukannya dibatalkan karena ia Yahudi, sedangkan pengelola mengaitkan keputusan itu dengan pandangan politik Simon. Laporan yang diperiksa tidak memuat daftar lengkap unggahan yang dinilai oleh pengelola. Perkara juga tidak berlanjut ke pemeriksaan bukti mengenai setiap unggahan. Hasil hukumnya karena itu bertumpu pada pengakuan diskriminasi, bukan putusan terperinci tentang seluruh pernyataan Simon mengenai Gaza.
Pengakuan pada 5 Agustus memengaruhi biaya perkara
Simon menggugat Morrison Bros Ltd atas diskriminasi berbasis keyakinan. Dalam sidang 17 Agustus, pengacaranya, David Welsh, mengatakan soal tanggung jawab telah selesai setelah perusahaan mengakui diskriminasi. Perusahaan menyampaikan pengakuan itu pada 5 Agustus, menjelang pemeriksaan pokok. Pengacara perusahaan, Darren Cox, membantah bahwa sengketa tersebut pasti bisa diselesaikan sebelum gugatan diajukan.
Flinn menilai penundaan pengakuan sampai 5 Agustus sebagai tindakan yang tidak wajar. Ia menetapkan biaya persiapan pemeriksaan pokok memakai tarif pengacara-klien, bukan tarif biasa yang lebih rendah. Laporan Sky News belum mencantumkan jumlah akhir biaya perkara. Laporan itu juga belum memuat nilai ganti rugi atau bentuk pemulihan nonmoneter bagi Simon.
Sheriff court menangani perkara perdata di Skotlandia
Scottish Courts and Tribunals Service menjelaskan bahwa pengadilan sheriff menangani sebagian besar perkara di Skotlandia. Perkara perdata diperiksa oleh seorang sheriff tanpa juri. Dalam konteks ini, sebutan sheriff merujuk pada hakim dalam sistem peradilan Skotlandia. Gugatan Simon adalah perkara perdata terhadap perusahaan pengelola tempat pertunjukan, bukan perkara pidana.
Equality Act melindungi agama dan keyakinan
Equality and Human Rights Commission (EHRC) menyebut Equality Act 2010 berlaku di Inggris, Skotlandia, dan Wales. Agama atau keyakinan, termasuk ketiadaan keduanya, masuk karakteristik yang dilindungi. Perlindungan juga berlaku saat seseorang memakai barang atau layanan dari bisnis dan organisasi. Perlakuan berbeda bisa berasal dari satu tindakan, aturan, atau kebijakan, dan tidak harus disengaja untuk melanggar hukum.
EHRC mendefinisikan diskriminasi langsung sebagai perlakuan lebih buruk karena agama atau keyakinan. Diskriminasi tidak langsung muncul ketika aturan umum merugikan seseorang karena agama atau keyakinannya. Undang-undang tersebut juga mengenal keadaan terbatas ketika perlakuan berbeda dibenarkan. Sumber yang ditinjau tidak memuat uraian tertulis yang menguji jenis diskriminasi atau pengecualian itu secara rinci.
Pembatalan terpisah di tempat lain
Whistlebinkies membatalkan Jew-O-Rama yang dibawakan Simon dan Ultimate Jewish Mother yang dibawakan Rachel Creeger pada Juli 2025. Menurut kedua komika, pengelola menyebut kekhawatiran keselamatan staf ketika membatalkan pertunjukan beberapa hari sebelum festival. The Jewish Chronicle menyatakan Whistlebinkies telah dimintai tanggapan saat laporan itu terbit. Pembatalan ini terpisah dari gugatan terhadap Morrison Bros Ltd dan tidak termasuk dalam pengakuan di Pengadilan Sheriff Edinburgh.
Dampak perkara tetap terbatas
Pengakuan Morrison Bros Ltd memberi hasil konkret bagi Simon pada soal tanggung jawab. Tarif biaya yang lebih tinggi menjadi konsekuensi atas keterlambatan pengakuan perusahaan. Namun, laporan yang tersedia tidak memuat pertimbangan lengkap setelah pemeriksaan saksi dan bukti. Cakupannya tidak cukup untuk memprediksi hasil sengketa lain mengenai kebijakan tempat pertunjukan, identitas agama, dan pernyataan politik.
Sampai artikel ini disusun, kami belum menemukan dokumen resmi dari lembaga di Indonesia yang membahas perkara ini atau menyediakan kasus pembanding langsung. Karena itu, artikel ini tidak menyamakan kerangka hukum Britania Raya dengan hukum Indonesia. Relevansinya bagi pembaca Indonesia adalah cara pemeriksaan media sosial dan keputusan pengelola di Skotlandia berujung pada sengketa diskriminasi. Pembaruan masih diperlukan jika pengadilan menerbitkan jumlah biaya atau pemulihan akhir.
Sumber dan rujukan
- Edinburgh venue accepts it discriminated against Jewish comedian Philip Simon when it cancelled show(Sky News)Sumber untuk pembatalan pertunjukan, pengakuan diskriminasi, jalannya sidang, dan putusan biaya perkara.
- Religion or belief discrimination(Equality and Human Rights Commission)Panduan resmi mengenai pelindungan agama atau keyakinan dalam Equality Act 2010.
- Sheriff Courts(Scottish Courts and Tribunals Service)Penjelasan resmi tentang fungsi sheriff court dan penanganan perkara perdata di Skotlandia.
- Two Jewish shows pulled by Fringe venue over ‘safety concerns’(The Jewish Chronicle)Sumber untuk pembatalan Jew-O-Rama dan pertunjukan Rachel Creeger oleh Whistlebinkies.