Rusia menyerang Kyiv dan wilayah sekitarnya selama sekitar dua jam pada 5 Agustus 2026. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melaporkan 17 orang tewas dan sedikitnya 44 orang terluka. Otoritas Ukraina menyebut serangan itu terdiri atas 24 rudal balistik, empat rudal Zircon atau Onik, dan 115 pesawat nirawak. Pertahanan udara Ukraina tidak menjatuhkan satu pun rudal yang datang.

Delapan korban tewas berada di sebuah stasiun kereta di distrik Brovary. Serangan lain mengenai kantor penyortiran surat, gudang bahan bangunan, dan tempat usaha lain. Rusia menyatakan pusat logistik tersebut terkait kegiatan perang, tetapi Zelenskyy menyebutnya sebagai usaha sipil. Perbedaan keterangan itu belum seluruhnya diverifikasi secara independen.

Rudal balistik menembus pertahanan Ukraina

Rudal balistik melaju cepat lalu menukik tajam menuju sasaran. Pola terbang itu menyisakan waktu hitungan menit, bahkan detik, bagi sistem pertahanan untuk mendeteksi dan mencegatnya. Associated Press menjelaskan bahwa Ukraina mengandalkan sistem Patriot buatan Amerika Serikat untuk menghadapi ancaman balistik. Jumlah baterai dan rudal pencegat yang tersedia tidak cukup untuk melindungi semua wilayah.

Dalam serangan tersebut, 24 rudal balistik dan empat rudal Zircon atau Onik lolos dari intersepsi. Sebaliknya, Ukraina menyatakan 98 dari 115 pesawat nirawak berhasil dicegat atau dinetralkan. Pesawat nirawak lebih lambat daripada rudal balistik meskipun banyak unit yang diluncurkan kali ini memakai mesin jet. Perbedaan kecepatan dan lintasan membuat hasil intersepsi kedua jenis senjata tidak bisa dibandingkan secara langsung.

Puing bangunan setelah serangan udara (ilustrasi)

Pasokan pencegat turun menurut Zelenskyy

Zelenskyy mengatakan Ukraina menerima rudal pertahanan udara pada paruh pertama 2026 sebanyak sepertiga dari jumlah pada periode yang sama tahun lalu. Ia meminta mitra mempercepat pengiriman pencegat atau memperketat sanksi terhadap produksi rudal Rusia. Negara pemasok belum membuka rincian stok yang memungkinkan perbandingan independen atas angka sepertiga tersebut. Jumlah pencegat Ukraina yang tersisa juga tidak diketahui publik.

Kelangkaan bukan sekadar persoalan jumlah peluncur Patriot. Setiap baterai memerlukan rudal pencegat yang sesuai, sementara negara pengguna lain juga berusaha mempertahankan persediaannya. Le Monde melaporkan bahwa Ukraina juga memiliki sistem SAMP/T, tetapi persediaan pencegat untuk menghadapi rudal balistik tampak telah terkuras. Proyek produksi atau pengembangan sistem baru belum menawarkan solusi segera.

Serangan balasan menyasar fasilitas di Rusia

Ukraina membalas dengan pesawat nirawak jarak jauh terhadap sasaran di Rusia. Gudang milik peritel daring Wildberries di wilayah Tula terkena serangan, menurut perusahaan dan gubernur setempat. Kementerian Pertahanan Rusia mengaku menjatuhkan 475 pesawat nirawak Ukraina di sejumlah wilayah dan perairan sekitar. Klaim pencegatan Rusia itu belum memperoleh konfirmasi independen.

Serangan Ukraina berlanjut ke fasilitas minyak pada hari berikutnya. Associated Press melaporkan serangan terhadap kilang di Bashkortostan dan Yaroslavl, serta upaya Ukraina mencari pencegat dari persediaan negara mitra. Gubernur Yaroslavl mengonfirmasi puing pesawat nirawak memicu kebakaran pada tangki minyak. Rangkaian serangan menunjukkan kedua pihak terus menyerang jauh dari garis depan ketika upaya menambah pertahanan udara Ukraina belum menghasilkan pasokan yang cukup.