Kebakaran hutan Eropa menunjukkan arah berbeda pada awal Agustus 2026. Api di Prancis mulai tertahan, sedangkan angin kencang memperluas kebakaran di sekitar Athena. Dua helikopter pemadam bertabrakan di udara dekat Psatha pada 2 Agustus. Kecelakaan itu menewaskan dua awak, sedangkan dua awak lainnya selamat.

Korban tewas adalah seorang warga Yunani dan seorang warga Denmark. Dua awak yang diselamatkan masing-masing berkewarganegaraan Yunani dan Inggris. Tiga petugas pemadam juga tewas dalam tugas pada pekan yang sama. Dua korban berada di Kreta dan satu lainnya di Peloponnesos.

Angin menghambat operasi di sekitar Athena

Api bergerak dari Agios Vasileios menuju Porto Germeno, sementara petugas mengevakuasi 266 orang melalui laut pada Jumat dan Sabtu. Jalur laut menjadi pilihan ketika asap dan api memutus sedikit jalan keluar dari kawasan pesisir. Kandili, Agia Skepi, dan Toutouli turut menerima perintah evakuasi. Luas terdampak diperkirakan 40–50 kilometer persegi, tetapi otoritas belum menerbitkan angka resmi.

Angin di Yunani sempat mencapai 100 kilometer per jam dan menghambat pesawat saat mengambil atau menjatuhkan air. Risiko kebakaran di Attika, Voiotia, dan Evia tetap mendekati tingkat maksimum pada Minggu. Kebakaran Yunani telah merusak lebih dari 12.000 hektare hutan dan lahan pertanian hingga hari itu. Petugas menghadapi puluhan titik api setiap hari.

Asap kebakaran hutan membubung dari perbukitan di belakang kota pesisir Mediterania (ilustrasi)

Gironde tertahan, tetapi belum padam

Kebakaran Gironde dekat Bordeaux membakar 42.000 hektare dan menghancurkan 240 rumah. Sebanyak 208.000 dari 220.000 warga yang dievakuasi telah diizinkan pulang. Status tertahan berarti api tidak lagi meluas melewati perimeter. Status itu tidak sama dengan padam karena titik panas masih bisa bertahan.

Titik panas bawah tanah masih ditemukan sepanjang tepi kebakaran Gironde yang mencapai 240 kilometer. Di Var, embusan mistral menghidupkan kembali bara setelah kebakaran sempat dinyatakan berhenti. Sekitar 1.300 petugas dikerahkan dan 2.500 orang belum bisa pulang pada 1 Agustus. Perubahan angin tetap menentukan risiko kebakaran kembali membesar.

Petugas pemadam memeriksa titik panas setelah kebakaran hutan di Biscarrosse, Landes, Prancis

Pemanasan memperbesar tekanan musim kebakaran

Copernicus Climate Change Service mencatat Eropa memanas lebih dari dua kali laju rata-rata global. Laporan 2025 juga menyebut jumlah hari dengan tekanan panas meningkat di seluruh kawasan. Suhu tinggi dan kekeringan mengurangi kelembapan vegetasi. Angin kemudian membantu api menjalar dan membatasi operasi pesawat.

Pemanasan tidak menjelaskan penyebab setiap kebakaran atau kecelakaan penerbangan. Penyelidikan terpisah tetap diperlukan untuk menentukan sumber api dan penyebab tabrakan helikopter. Data pengungsian juga berubah ketika kawasan dibuka kembali atau perintah baru diterbitkan. Belum ada penilaian resmi Indonesia tentang dampak langsung rangkaian kebakaran ini bagi Indonesia.