Pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan bekas pangkalan militer Barnham di Suffolk sebagai akomodasi pencari suaka. Proposal itu menjadi latar tiga malam kekacauan di Thetford, kota di Norfolk dekat perbatasan Suffolk, pada 4–6 Agustus 2026. Kerumunan merusak rumah dan mencoba masuk ke beberapa properti yang diyakini menampung pencari suaka. Tiga polisi diserang, sementara sejumlah penghuni dievakuasi demi keselamatan.

Lima orang ditangkap selama rangkaian peristiwa pada 4–6 Agustus, tetapi angka itu bukan jumlah akhir penyelidikan. Polisi melakukan penangkapan tambahan pada hari-hari berikutnya terkait insiden yang sama. Dokumen pemerintah juga menunjukkan bahwa Barnham belum disetujui sebagai lokasi akomodasi dan belum mulai menerima penghuni.

Proposal Barnham belum menjadi keputusan final

Kementerian Dalam Negeri Inggris (Home Office) mengumumkan pertimbangan atas Barnham pada 25 Juni 2026. Lembar fakta pemerintah menyebut lokasi tersebut tidak lagi dipakai aktif oleh Kementerian Pertahanan Inggris. Studi kelayakan dapat berlangsung beberapa bulan dan tidak menentukan hasil akhir. Setiap penggunaan masih memerlukan proses perencanaan, penilaian, dan persetujuan yang relevan.

Jika dinilai layak, Barnham akan menampung pria dewasa lajang berusia 18–65 tahun yang sudah mengajukan suaka. Home Office menyatakan hunian akan diisi bertahap dan dikelola penyedia khusus. Lokasi itu direncanakan memiliki petugas keamanan sepanjang waktu, kamera pengawas, ruang bersama, dan fasilitas mencuci. Pemerintah menyebut masa penggunaan minimal sepuluh tahun apabila rencana dilanjutkan.

West Suffolk Council menolak proposal tersebut secara bulat pada 1 Juli 2026. Dewan menyebut lokasi perdesaan, keterbatasan infrastruktur, jaringan angkutan, dan tekanan pada layanan lokal sebagai alasan penolakan. Pemerintah pusat kemudian mengajukan permohonan Urgent Crown Development karena menilai proyek itu mendesak dan berkepentingan nasional. Jalur tersebut menjadikan dewan lokal pihak yang dimintai pendapat, bukan pengambil keputusan akhir.

Tiga malam serangan terhadap rumah di Thetford

Kekacauan pertama tercatat pada Selasa malam, 4 Agustus, ketika jendela dan pagar rumah dirusak. Sejumlah orang juga mencoba masuk ke sebuah properti. Malam berikutnya, kerumunan besar berkumpul di Clover Way dan kembali berusaha memasuki rumah. Polisi turun tangan ketika anggota kelompok mulai bersikap agresif terhadap petugas.

Seorang polisi terkena batu dan seorang polisi perempuan digigit hingga kulitnya terluka pada 5 Agustus. Keduanya dibawa ke rumah sakit, sedangkan petugas ketiga diludahi. Polisi juga menangkap dua orang malam itu atas dugaan pelanggaran ketertiban umum, pelecehan, dan membawa pemukul kayu sebagai senjata. Seorang pria kemudian didakwa karena membawa pemukul kayu.

Petugas polisi Inggris berjaga di jalan (ilustrasi)

Pada malam ketiga, polisi mendatangi Chester Way setelah menerima laporan tentang pelemparan telur dan batu ke sebuah rumah. Pintu rumah itu rusak, lalu petugas mengawal penghuninya keluar demi keselamatan. Jendela properti lain di Anne Boleyn Close juga pecah setelah dilempari batu. Kepolisian Norfolk menyatakan tiga malam tersebut sudah melampaui batas unjuk rasa yang sah.

Catatan polisi menunjukkan satu penangkapan pada malam pertama, dua pada malam kedua, dan dua pada malam ketiga. Dugaan pelanggarannya mencakup ketertiban umum, pelecehan, membawa pemukul kayu sebagai senjata, hasutan kebencian rasial, serta mabuk dan mengganggu ketertiban. Polisi menangkap seorang perempuan lagi pada 7 Agustus terkait gigitan terhadap petugas. Status setiap perkara berbeda karena penangkapan tidak selalu diikuti dakwaan.

Penangkapan berlanjut, situasi berangsur tenang

Dua orang ditangkap di RAF Barnham pada Sabtu malam, 8 Agustus, terkait kekacauan sebelumnya di Thetford. Seorang perempuan dibebaskan tanpa dakwaan ketertiban umum, tetapi menerima peringatan bersyarat atas pelanggaran lalu lintas. Caspar Randles-Mills, 31 tahun, didakwa atas pelanggaran ketertiban umum dan dibebaskan dengan jaminan untuk menghadiri sidang. Polisi menyatakan malam itu sebagian besar berlangsung damai tanpa kekacauan serius untuk malam kedua berturut-turut.

Dua penangkapan tambahan dilakukan pada 9 Agustus terkait kekerasan terhadap petugas pada 5 Agustus. Polisi tetap menempatkan personel tambahan dan meninjau rekaman untuk mengidentifikasi pelaku lain. Langkah itu menjelaskan mengapa angka lima orang pada akhir malam ketiga tidak mewakili jumlah akhir perkara. Jumlah penangkapan juga tidak boleh dibaca sebagai jumlah orang yang sudah dinyatakan bersalah.

Penolakan politik berbeda dari tindak kekerasan

Penolakan terhadap Barnham sudah muncul melalui rapat dewan dan unjuk rasa damai sebelum kekacauan pada Agustus. Polisi berulang kali menyatakan dukungan terhadap hak berkumpul secara damai, tetapi akan menindak kekerasan, intimidasi, dan perusakan. The Guardian melaporkan bahwa massa menargetkan rumah yang diyakini menampung pencari suaka, sementara warga juga mengkhawatirkan rasisme dan informasi keliru. Bukti yang tersedia tidak menunjukkan bahwa semua penentang rencana Barnham terlibat dalam serangan tersebut.

Proposal Barnham tetap berada dalam proses perencanaan, sedangkan penyelidikan atas kekacauan Thetford masih berjalan saat laporan ini disusun. Keberatan dewan lokal adalah posisi politik dan perencanaan, bukan kesimpulan independen tentang dampak yang pasti terjadi. Sampai artikel ini disusun, kami belum menemukan dokumen resmi dari lembaga di Indonesia yang menilai dampak langsung proposal Barnham bagi Indonesia.