Senat Amerika Serikat mengesahkan Erica Schwartz sebagai direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) pada 5 Agustus 2026. Pemungutan suara berakhir 51 berbanding 44. Schwartz menjadi pemimpin ke-22 CDC dan direktur pertama yang dikukuhkan Senat dalam hampir satu tahun. Ia mengambil alih lembaga yang dilanda pergantian pimpinan, pemangkasan pegawai, dan rendahnya moral tenaga kerja.
CDC berada di bawah Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat (Department of Health and Human Services/HHS). Lembaga itu menangani ancaman kesehatan yang bisa dicegah, termasuk pengawasan penyakit menular dan panduan kesehatan publik. Pergantian pemimpin kali ini juga menjadi ujian atas jarak antara keputusan ilmiah CDC dan agenda politik HHS.
Latar belakang Schwartz dan dukungan Senat
Schwartz adalah purnawirawan laksamana muda Korps Dinas Kesehatan Publik AS dengan pendidikan kedokteran, hukum, dan kesehatan masyarakat. Ia pernah menjadi kepala medis Penjaga Pantai AS. Pada masa pertama pemerintahan Donald Trump, Schwartz menjabat wakil surgeon general AS. Anggota Partai Republik dan Demokrat di Komite Kesehatan, Pendidikan, Tenaga Kerja, dan Pensiun Senat mengakui kualifikasinya selama sidang.
Tiga calon dalam 18 bulan
Schwartz adalah calon ketiga yang diajukan Trump untuk memimpin CDC dalam 18 bulan. Sidang calon pertama, David Weldon, dibatalkan satu jam sebelum dimulai karena dukungan Senat tidak mencukupi. Susan Monarez kemudian dikukuhkan, tetapi diberhentikan kurang dari satu bulan setelah mulai menjabat. Sejumlah pejabat HHS mengisi posisi direktur sementara sesudah pemecatan Monarez.
Janji menjaga sains belum teruji
Dalam sidang Senat, Schwartz berjanji tidak akan mengkhianati sains, tetapi beberapa jawabannya tidak menunjukkan penolakan tegas terhadap tindakan Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. Ia menerima bukti medis yang tidak menemukan kaitan antara vaksin anak dan autisme. Namun, Schwartz tidak berjanji menghapus halaman CDC yang menyiratkan hubungan tersebut karena mengaku belum membacanya. Pernyataan dalam sidang belum menunjukkan bagaimana ia akan bertindak setelah memegang kewenangan direktur.
Kehilangan lebih dari seperempat tenaga kerja
CDC kehilangan lebih dari 3.000 pegawai, atau lebih dari seperempat tenaga kerjanya, akibat pemutusan hubungan kerja dan pengunduran diri. AP juga melaporkan moral pegawai merosot selama pergantian pemimpin sementara. Sejumlah jabatan di kantor pimpinan diisi pejabat politik dengan sedikit atau tanpa pelatihan medis dan kesehatan publik. Pengesahan Schwartz mengisi kekosongan kepemimpinan, tetapi tidak langsung memulihkan kapasitas yang hilang.
Dampak bagi Indonesia belum terukur
Sampai artikel ini disusun, kami belum menemukan dokumen resmi dari lembaga di Indonesia yang menilai dampak pengangkatan Schwartz. Kami juga belum menemukan penilaian resmi mengenai pengaruhnya terhadap pengawasan penyakit atau kerja sama kesehatan Indonesia. Karena itu, laporan ini tidak menyamakan CDC dengan satu lembaga Indonesia dan tidak mengukur konsekuensi langsung bagi Indonesia. Perkembangan yang masih bisa dipantau ialah pemulihan tenaga kerja CDC dan kemandirian keputusan ilmiahnya.
Sumber dan rujukan
- Senate confirms Dr. Erica Schwartz as CDC director, bringing new leadership to troubled agency(Associated Press)
- CDC nominee says she won’t betray science — while declining to challenge Kennedy’s actions(Associated Press)
- CDC director nominee Erica Schwartz faced questions in Senate hearing(NPR / WWNO)