#Tata kelola AI

38 artikel

DeepSeek V4.1 Flash atau GPT-6 Astra: uji tugas sebelum memilih

DeepSeek V4.1 Flash menarik perhatian karena laporan tentang kecepatan dan biaya yang rendah, tetapi status resminya belum setara dengan GPT-6 Astra. Perbedaan model perlu diuji melalui tugas, penggunaan token, kegagalan, dan batas data sebelum dipakai dalam alur kerja.

Redaksi APPI News 13 menit

Data kesehatan untuk AI: anonimisasi tidak berhenti pada nama

Nama yang dihapus dari rekam medis belum membuat pasien anonim karena tanggal, lokasi, diagnosis langka, atau metadata masih bisa dipadankan. Sebelum data dipakai untuk AI, pengelola perlu menetapkan tujuan, memisahkan kunci identitas, menguji identifikasi ulang, dan membatasi akses.

Redaksi APPI News 7 menit

Dari data ke keputusan klinis: lima tahap kerja AI medis

AI medis menghubungkan data kesehatan dengan keluaran yang dibaca klinisi, staf administrasi, atau pasien dalam alur yang berbeda. Di Indonesia, tujuan penggunaan menentukan jalur alat kesehatan, sedangkan validasi, pemeriksaan manusia, dan pemantauan mengikat keluaran pada keputusan.

Redaksi APPI News 7 menit

Melatih AI medis dengan data JKN: akses bukan izin penerapan

BPJS Kesehatan telah menyediakan data sampel JKN untuk riset, tetapi akses itu tidak sama dengan izin memakai seluruh data klaim untuk melatih AI medis. Model baru layak dibawa ke layanan setelah tujuan pemrosesan, mutu data, validasi eksternal, dan pemantauan versinya dibuktikan.

Redaksi APPI News 5 menit

Memilih model AI: uji tugas, data, biaya, dan jalur penggantian

Organisasi di Indonesia perlu memilih model AI di tengah perbedaan mutu jawaban, biaya, latensi, lokasi pemrosesan data, dan siklus versi. Keputusan yang bisa dipertanggungjawabkan lahir dari uji pada pekerjaan nyata, aturan kelulusan yang sama, serta jalur penggantian ketika layanan berubah.

Redaksi APPI News 7 menit

Enam uji sebelum AI pengobatan Tiongkok masuk layanan klinis

AI untuk pengobatan tradisional Tiongkok mulai menjangkau pencarian pengetahuan, analisis citra, dan dukungan keputusan, tetapi demo yang lancar belum membuktikan kelayakan klinis. Kepercayaannya bergantung pada enam pemeriksaan atas tujuan, data, validasi, produk herbal, interoperabilitas, dan tanggung jawab.

Redaksi APPI News 5 menit